Gawai Tariu Borneo Bangkule Rajakng Rayakan HUT ke-2 di TMII

0
31

NEWS.POSPUBLIK.COM
Jakarta
– Hari Ulang Tahun (HUT) ke 2 Gawai Tariu Borneo Bangkule Rajakng yang merupakan suku Dayak Provinsi Kalimantan menggelar acara perayaan hari ulang tahun (HUT) yang ke-2 tahun.HUT ke-2 Gawai Tario suku Dayak tersebut digelar di Anjungan Kalimantan Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMMI) Jakarta, Minggu (9/10/2022).

Salam Budaya Nusantara saat memberikan cenderamata Ulos Batak kepada Panglima Jiah Pemimpin Tertinggi pasukan merah suku Dayak se Kalimantan Dan DKI Jakarta, dalam acara HUT ke-2 Gawai TBBR di TMII Anjungan Kalimantan

Dalam HUT itu, seluruh pasukan orang asli Suku Dayak yang berada di Nusantara tampak hadir. Dan kegiatan ini bertemakan “Pulih Bersama Merajut Budaya”.

Binsar Sihombing bersama Mangku Petrus sabang merah pimpin siantang Kalimantan barat diacara Gawai HUT ke-2,Tariu Borneo Bangkule Rajakng di TMII Jakarta Timur

Panglima Suku Dayak Jilah, dalam sambutan mengatakan, semua Suku Dayak harus saling memiliki kepribadian hidup berbudaya, saling menghormati dan selalu memiliki kepribadian masing masing.“ Suku Dayak yang ada di Kalimantan yang kami pimpin ini adalah Pasukan Merah yang memiliki kesantunan dan wibawa, karena itu saya berharap bagi warga Dayak yang ada di nusantara ini harus berpendidikan dan bermasyarakat,” ujarnya.

Gawai Tariu Borneo Bangkule Rajakng Rayakan HUT ke-2 di TMII Jakarta Timur

Dikatakan Jilah, Suku Dayak jangan seperti katak dalam tempurung, dimana ketika berada dirantau orang tapi tidak ada aktifitas di luar, dan hanya diam dirumah saja.Untuk itu, kata Jilah, pihaknya berharap Suku Dayak harus berbaur dan mengikuti pendidikan, dan jangan hanya diam saja.“

Kita Suku Dayak jangan berdiam diri saja, harus berbaur. Dan menimbah ilmu serta mengikuti pendidikan formal,” katanya.

Komjen Pol.Drs.Dharma Pongrekeun.S.H,M.H “. Pembina Merah Suku Dayak se Kalimantan dan DKI Jakarta

Sementara Pembina Pasukan Merah, Komjen Darma mengatakan, pihaknya berharap Pasukan Merah Suku Dayak bisa menjaga citra dan wibawa, karena jumlah anggota Pasukan Merah Suku Dayak yang ada di kalimantan dan di pulau lain telah mencapai 360 ribu anggota.“Pasukan Merah Suku Dayak mencapai 360 ribu, untuk agar menjaga dan citra Suku Dayak,” ucapnya.

Ketua Komisi 5 DPR RI Markus, pada kesempatan tersebut mengatakan, diharapkan dengan adanya organisasi Pasukan Merah Duku Dayak ini, pihaknya selalu ditanyakan dari sejumlah pihak, baik dari kepolisian.TNI maupun yang lain.

Diungkapkan Markus, pihaknya berharap kedepan Pasukan Merah ini dapat bersenergi dan menjalin hubungan baik dengan sejumlah pihak, karena orang memandangnya sudah negatif dari Suku Dayak.“Saya selalu orang Kalolimantan seering ditanyakan tentang Pasukan Merah, apalagi ada kesan negatif. Semoga kedepan, pasukan merah nanti akan di berdayakan demi kemajuan daerahnya,” katanya.

Binsar Sihombing saat Bersama Pasukan ” Merah Suku Dayak”

Budayawan dari Bekasi Binsar Jabang Setra Sihombing saat memberikan ulos kepada Panglima Suku Dayak Jilah.Dalam cara hari jadi Suku Dayak itu dilaksanakan dengan menyanyikan lagu HUT dan pemotongan kue tart oleh Ketua Panglima Jilah, dan dilanjutkan atraksi dari Pasukan Merah dengan menampilkan kekebalan yang ada di Pasukan Merah Suku Daya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan Doa selesai Doa dan Rama Tamah. Saat ramah tamah dan santap siang, salah satu Budayawan dari Bekasi Binsar Jabang Setra Sihombing memberikan cendramata Ulos Batak kepada Panglima Pasukan Merah Suku Dayak, Jilah.Pada kesempatan itu Binsar mengungkapkan, pihaknya merasa bangga memberikan cendramata Ulos Batak kepada Panglima Jilah.

Apalagi Jilah merupakan sosok muda yang sangat peduli melestarikan akar adat istiadat, ini adalah bagian dari mempererat kekeluargaan antara Dayak dan suku Batak, dan suku suku yang ada di Nusantara.

Binsar Sihombing memberikan kasih sayang tanda Persaudaraan Kepada ” Panglima Jiah”

Dikatakan Binsar, pihaknya berharap bisa merajut selalu semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai warisan akar sejarah budaya nusantara ini, maka falsafah PANCASILA harus diteladani. Dan Mangku Petrus Sabang Merah Pemimpin Pasukan Merah Sintang Kalimantan Barat yang mempertemukan antara Panglima Jilah dengan Binsar Jabang Setra Sihombing.“Saya sangat salut dan sangat respon adanya pertemuan Tokoh Budaya Nusantara, semoga kita semua tetap terjalin kekeluargaan dengan suku suku yang ada Indonesia dan kita harus bangga mencintai negeri kita yang kaya dengan adat istiadat,” imbuhnya. (Red)

Penulis : Iful/ BS
Editor. : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here