KETUA DPW IWO INDONESIA PROVINSI JAWA BARAT MINTA KASUS PENGANIAYAAN WARTAWAN DI KARAWANG SEGERA DITANGKAP

0
7

NEWS.POSPUBLIK.COM
Jawa Barat
, Kemerdekaan pers yang susah payah di perjuangkan masih terus dinodai. Kekerasan terhadap wartawan masih terus terjadi. Kali ini menimpa dua orang rekan insan jurnalis media berita online di Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat mendapatkan perlakuan kasar berupa penganiayaan dan penculikan oleh oknum Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang.

Ketua DPW IWO INDONESIA Jawa’Barat, ” Zainun Ubid.BA

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO I) Provinsi Jawa Barat, Zaidun Ubid, BA mengecam dan mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh oknum pejabat Kabupaten Karawang. Pejabat tersebut buta hukum bahwa Wartawan dalam melaksanakan tugas tugasnya dilindungi oleh Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Perlu dipahami oleh para oknum pejabat, stakeholder bahwa wartawan sesuai dengan Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 sebagai dasar hukumnya bahwa wartawan mempunyai hak mencari, memperoleh,dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Dalam Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 18 Ayat (1) menyatakan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 Ayat (2) berbunyi ‘terhadap Pers Nasional tidak dikenakan Penyensoran, Pembredelan, atau pelanggaran Penyiaran’,

Lalu dalam Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 Pasal 4 Ayat (3) berbunyi untuk menjamin kemerdekaan pers, Pers Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi dan Ayat (4) berbunyi dalam mempertanggungjawabkan pemberitaan didepan hukum, wartawan mempunyai hak tolak.

”Ancaman pelaku menghalang halangi tugas wartawan dipidana kurungan paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,. (Lima ratus juta rupiah),” paparnya”.

Atas peristiwa itu, Zaidun Ubid, BA mengutuk dengan keras dan meminta pelaku aksi kekerasan terhadap wartawan segera ditangkap lalu diproses secara hukum UU Pers no 40 tahun 1999 harus juga diberlakukan mendampingi pasal yang terkait dengan pasal penganiayaan agar pelaku seperti ini tidak terulang kembali.

”Mari kita kawal bersama. Dan kepada penegak hukum setempat agar segera dilakukan penangkapan terhadap oknum yang melakukan kekerasan terhadap anggota kami,” pintanya.

Diungkapkannya lagi, dari pemberitaan yang beredar, bahwa penganiayaan dan penculikan terhadap dua orang insan pers Kabupaten Karawang sudah keterlaluan, diantaranya berupa memaksa memberikan minuman keras, juga dipaksa meminum air kencing, perbuatan itu sudah sangat diluar batas kemanusiaan.

”Penganiayaan oleh oknum pejabat Kabupaten Karawang itu sudah sangat menodai dan memalukan korpri Indonesia. Apalagi pelaku merupakan publik figur, seharusnya bisa berperilaku bijaksana dan baik, bukan sebaliknya malah memiliki sikap arogan bagaikan preman. Kami mengharapkan kepada Penegak Hukum Khususnya Polda Jawa Barat agar menangkap pelaku kekerasan terhadap Wartawan ” Tutupnya. ( Red)

Penulis : Saiful
Editor. : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here