SERING TERJADI OTT TERHADAP ORANG YANG MENGAKU OKNUM WARTAWAN YANG NOTABENE NYA BUKAN WARTAWAN

1
154

NEWS. POSPUBLIK.COM
Brebes-Jateng
– Menanggapi beberapa kasus yang sering terjadi yakni, kasus tertangkap tanganya ( OTT ) oknum wartawan yang sedang melakukan transaksi penyuapan atau pemerasan, jajaran pengurus Ikatan Wartawan Online ( IWO ) Pengurus Daerah Brebes menyayangkan hal tersebut pasalnya banyak oknum- oknum yang notabene bukan wartawan tapi hanya dengan modal memiki kartu pers dan melakukan hal- hal yang mencemarkan nama baik profesi jurnalis.

seperti yang dikatakan sekretaris PD IWO Brebes Olam Mahesa mengatakan, tugas pokok wartawan adalah mencari,mengolah, merangkum, menyimpan dan mempublikasikan laporan ke hadapan publik

” jadi kalau ada temuan yang sekiranya menyimpang dari salah satu narasumber ya dipublikasikan ” tegasnya

tetap menggunakan azas praduga tak bersalah, lanjut dia, yang terpenting sang wartawan menulis sesuai dengan  kaidah kode etik jurnalistik

” Yang menjadi pertanyaan kenapa narasumber begitu mau saja diperas, apakah karna memang dirinya menyimpang, sedangkan aparat penegak hukum hanya menyikapi upaya pemerasan tanpa melihat kenapa sampai terjadi pemerasan ” imbuhnya

Newspospublik.com, juga menyampaikan; Bahwa Tugas atau kewajiban seorang wartawan menjalankan “kode etik jurnalis”  dan melakukan sebagai sosial kontrol dan memberikan informasi terhadap masyarakat se luas-luasnya dan informasi tersebut yang di butuhkan oleh masyarakat pada umumnya, dan bukan mencari informasi kesalahan orang lain, sehingga terjadi tujuan melakukan  berbuat negatif, salah satu contoh membuat orang yang diindikasi memiliki suatu kesalahan dijadikan ketakutan, pada akhirnya melakukan langkah-langkah yang diluar dari kode etik sebagai jurnalis itu sendiri.

Begitu pun yang terjadi kemarin di pemberitaan beberapa media disebut seorang oknum wartawan yang tertangkap tangan karena diduga memeras seorang pengusaha SPBU di pemalang, ketua PD IWO Brebes turut merasa prihatin pasalnya oknum tersebut ternyata bukan wartawan jejak kasus  sesuai ID Card yang dia bawa ” ternyata pelaku bukanlah seorang wartawan yang bekerja di media jejak kasus ” ucap bejo

hal tersebut terungkap, imbuh bejo , berdasarkan klarifikasi dari pimpinan perusahaan  www.jejakkasus.co.id , Ratu Ayu Suhartini melalui pemberitaan di medianya yang terbit pada sabtu, 05/02/, bahwa oknum wartawan atas nama jambari ( 45 ) tidak pernah tergabung di perusahaanya dan namanya pun tidak tercantum di bok redaksi media jejakkasus.co.id dalam naungan PT Jasa Prima Media begitu ungkapnya  (Red)

Reporter : KOMARUDIN
Editor      : iful

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here