BINDA GELAR VAKSINASI  DI 17 WILAYAH JAWA TENGAH

0
54

NEWS.POSPUBLIK.COM
Brebes- jawa tengah
– Badan Intelijen Negara Daerah ( BINDA ) Jawa Tengah, Kamis (03/02/2022), kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak /pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat di 17 (tujuh belas) wilayah Kabupaten / Kota di Provinsi Jateng dengan target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 33.000 dosis .

“Adapun lokasi vaksinasi meliputi, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kab Semarang, Demak, Grobogan, Boyolali, Jepara, Blora, Tegal, Pekalongan, Brebes (Dengan Lokus Utamanya di SDN Rengasendawa 02 Kecamatan Larangan), Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Sukoharjo, Karanganyar”. Ujar Kepala BIN Daerah (Binda) Jawa Tengah Brigjen TNI Sondi Siswanto”.

Jenis vaksin yang dipergunakan, lanjutnya, bagi anak / pelajar yaitu jenis sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door (DTD) serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

Binda jateng dalam kesempatan ini, mendirikan 17 sentra vaksinasi di kabupaten/kota. Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun meliputi Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Demak, Grobogan, Boyolali, Jepara, Blora, Tegal, Pekalogan, Brebes, Banyumas, Banjarnegara, Temanggung, Sukoharjo, dan Karanganyar.

Lalu beliau mengatakan, DTD di Kabupaten Pekalongan, Brebes, dan Temanggung, Selain itu, untuk Vaksinasi Booster ada di Kota Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan dengan target 5000 orang tervaksinasi dengan aman.

Mengingat adanya kecenderungan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat yang cenderung menurun.  Pemerintah tetap terus mengingatkan kembali pentingnya protokol kesehatan.

” Ini disampaikannya, seiring dengan peningkatan kasus Covid-19 di akhir Januari 2022. Sedangkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) atau efek samping dari pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 cenderung lebih rendah dibandingkan pada orang dewasa hal ini membuktikan bahwa pemberian vaksinasi COVID-19 pada anak usia 6-11 tahun aman dan sifatnya cenderung ringan serta mudah diatasi ” sambungnya.

Pelaksanakan vaksinasi booster yang diperuntukan untuk masyarakat umum minimal berumur 18 tahun serta telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya. Kepada masyarakat yang telah memenuhi kriteria diatas, dapat mencari informasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster guna mendukung terciptanya kekebalan kelompok / herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi.

sementara kepala sekolah SD Negeri Rengas pendawa 2 larangan, Dr Toto Ujianto mengatakan, kami menyambut baik program dari pemerintah yakni vaksinasi siswa usia 6 sampai 11 tahun, mudah- mudahan seluruh siswa bisa divaksin semua agar bisa menunjang proses belajar mengajar normal, seperti sebelum pandemi .

” Kami ucapakan terima kasih kepada pihak terkait, kepada dinas kesehatan kabupaten brebes serta Binda Jateng dengan adanya vaksinasi pelajar ini siswa bisa  sehat Untuk menjaga kesehatan kelangsungan hidup kedepan” jiwa yang sehat, Bangsa yang sehat  Indonesia tetap adil- makmur- sejahtera dan Indonesia semakin maju dan kuat” Tuturnya. (Red)

Reporter : S TIRTO.A.BD.
Editor : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here