Jelang Idul Adha, Pedagang Hewan Kurban , H. Parman Mengeluh Sepi Pembeli

0
45

NEWS POSPUBLIK. COM
Kota Bekasi- Sejumlah pedagag hewan kurban di beberapa daerah di Jawa Barat, terutama pedagang sapi mengaku masih sepi pembeli. Padahal, hari raya Idul Adha 2021 jatuh dua pekan lagi.

Para pedagang hewan kurban ini menduga sepinya pembeli salah satunya dikarenakan salah satu kebijakan pemerintah dalam mengendalikan penyebaran COVID-19, yakni PPKM Darurat.

Seperti yang diutarakan Pedagangan hewan kurban H. Parman, yang membuka lapak jual hewan kurban di jalan RA.Katini Bunga karang Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Menurut H. Parman  selaku penjual hewan kurban, lesunya penjualan hewan kurban juga terjadi saat pemerintah memberlakukan pembatasan sosial pada Idul Adha tahun lalu.

“Jika dibandingkan 2019 jelas ada penurunan baik tahun kemarin maupun tahun sekarang. PPKM darurat juga berpengaruh bagi para pedangan karena sepi pembeli,” ujar penjual hewan kurban jenis kerbau dan sapi asal Bali, serta Kambing Jawa Wonosobo. H. Parman , Rabu (7/7/2021).

H. Parman mengatakan, hewan kurban seperti Sapi Bali beliau menjual seharga 19 juta hingga 26 juta dengan tergantung bobot berat nya, sedangkan untuk Kambing asal Jawa Wonosobo dijual seharga 3,5 juta hingga 4,5 juta.

H.Parman pun mengutarakan dalam Penjualan sudah 10 hari daya beli aga kurang, biasanya langganan sudah memesan namun sampai batas 10 hari ini pun belum adanya satupun pelanggan yang memesan sapi maupun kambing sebagai hewan kurban,.

Kondisi covid19 sangat jauh sekali, sehingga perdagangan sapi dn kambingnya sangat merosot. H. Parman, yang berpengalaman selaku penjual hewan kurban sudah 30 tahun.
Atas kondisi ini, dia mengaku terpaksa mengurangi jumlah penjualan hewan dari sebelumnya karena dikhawatirkan sepi pembeli.

Bahkan bagi warga yang hendak membeli atau pembelian hewan qurban berupa Sapi Bali atau Kambing Jawa Wonosobo pun dapat di pesan  dan juga secara langsung bisa diatasi sembelih di lokasi pada hari Raya idul adha dengan ditangani secara oleh pedagang hewan kurban yaitu H. Parman. (Red)

Reporter : Iful
Editor      : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here