H Ardi. Bantah Pemberitaan di Salah Satu Media OL

0
108

NEWS POSPUBLIK.COM
Kab Bekasi
– H. Ardi (58) seorang tokoh warga masyarakat Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merasa dirugikan terkait dengan adanya pemberitaan yang beredar di salah satu Media Online sebagai mafia jual beli tanah. Seyogianya dia ( pihak media ) datang untuk mengklarifikasi terkait kronologi jual beli tanah tersebut ke saya. Kamis, 27/05/2021.

Lanjut H Ardi, apa yang disangkakan oleh pemberitaan tersebut tidak benar adanya, kami sekeluarga sangat kecewa dan merasa dirugikan.

Sekira tahun 2013, saya membeli sibidang tanah dari H Taba dengan surat tanah Hak Milik atas nama H. Taba dan bukan tanah siapa-siapa”. Ungkap H. Ardi.

Untuk pemberitaan itu, H. Ardi meminta pihak yang sudah mencoreng nama baiknya, untuk segera klarifikasi dan meminta maaf.
Ia berkata, “sepertinya ini adalah perkara pribadi antara keluarga pak H. Taba, yang semestinya saya tidak dibawa-bawa. Saya mohon kepada pihak yang sudah mencoreng nama baik saya untuk segera klarifikasi hal ini”. Tegasnya.

Sementara H. Taba (47) ketika diwawancara awak media mengatakan, “Saya bingung dengan pemberitaan itu, saya akui S adalah saudara saya, tapi apa yang di beritakan itu tidak benar. Jual beli yang saya lakukan dengan H. Ardi dengan luas tanah 6700 m2 tersebut mutlak hak milik saya pribadi bukan warisan”.

“Saya tidak abis pikir, ini kaitannya dengan apa? Untuk jual beli tersebut mutlak hasil jerih payah saya. Untuk loyal sebagai saudara apa yang kurang dari saya, mobil saya kasih, itu bisa saya buktikan. Saya kecewa, sepertinya ini ada udang dibalik batu, ini tidak bisa ditolerir dan saya akan bawa keranah hukum”. Tegas H. Taba. (Red)

Reporter : (Ruben)
Editor : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here