KPK Tangkap Siti Aisyah Tuti Handayani Ahmad Zurfaih Mantan anggota Dewan (DPRD) Jawa Barat

0
62

NEWS. POS PUBLIK. COM
Jakarta– Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar menyebut telah menahan anggota dan mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat yang ditetapkan ksebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi Jawa Barat kepada Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2017-2019.

Dia menjelaskan, tersangka itu yakni anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 Siti Aisyah Tuti Handayani Ahmad Zurfaih.

Menurut ” Penyidik KPK melakukan penahanan kepada kedua tersangka tersebut masing-masing untuk 20 hari pertama terhitung sejak tanggal 15 April 2021 sampai dengan 4 Mei 2021,” kata Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar dalam konferensi pers, Kamis (15/4/2021).

” Untuk tersangka saat ini telah ditahan di Rutan cabang KPK Gedung Merah Putih,” tegas Lili.

Mantan (eks ) anggota dewan Jawa Barat itu disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang- Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP

Lili menjelaskan, KPK meningkatkan status perkara ke tahap penyidikan sejak Februari 2021 dengan menetapkan Siti Aisyah Tuti Handayani Ahmad Zurfaih sebagai tersangka.

Dalam perkara ini, KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 26 orang saksi untuk kepentingan penyidikan.

Lili mengungkapkan kasus tersebut adalah satu dari banyak kasus yang diawali dari kegiatan tangkap tangan KPK. Pada 15 Oktober 2019 KPK menggelar kegiatan tangkap tangan di Indramayu.

Hasilnya, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka yaitu  kedua tersangka itu yakni anggota DPRD Jawa barat periode 2014-2019 dan 2019-2024 Ade Barkah Surahman serta anggota DPRD Jabar periode 2014-2019, Siti Aisyah Tuti Handayani Ahmad Zurfaih, serta Bupati Indramayu 2014-2019 Supendi dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, dengan menyita uang yang terkait dengan perkara sebesar Rp 685 juta.

Empat tersangka yang ditetapkan setelah kegiatan tangkap tangan itu adalah Bupati Indramayu 2014-2019 Supendi dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here