Bangli di Gerbang Perumahan Duta Indah Jatimakmur Sudah Tahunan Kata RT 06 RW 20 Kelurahan Jatimakmur Pondok Gede

0
55

NEWS. POSPUBLIK.COM
Kota Bekasi
– Bangunan Pedang kaki lima ( Bangli) liar yang berada di sisi pinggiran sungai palayangan, yang berada disisi gerbang Perumahan Duta indah Jatimakmur Pondok Gede, menjadi buah bibir dan Tundingan tentang Evaluasi Kinerja Lurah Jatimakmur oleh
Anggota DPRD Kota Bekasi H. Safril tidak beralasan yang kuat dan pasip khususnya dalam persoalan bangunan liar di depan gerbang masuk perumahan Duta Indah Jatimakmur, Kecamatan Pondok Gede, yang menjadi alasan belaka. 

Menurut Ketua RT 06 RW 20 Perumahan Duta Indah Jatimakmur bahwa bila memang bangunan warung atau toko semi permanen, yang ada sisi pinggiran kali palayangan, atau dekat di gerbang Perumahan Duta Indah Jatimakmur sudah sejak dulu, bahkan hampir lebih dari 10 tahun. Jum’at (9/04/21)

Menurut Ketua RT 06 RW 20, Ahmad Sukowati ( selaku pengelolaan PKL Duta Indah, dalam Bangli yang berada di GSS ( Garis Sepadan Sungai) ini memang sudah banyak namun keberadaan bangunan PKL ini sudah lama sekali tidak hanya dengan waktu 5 tahun saja, bahkan lebih sebelum tahun 2007, sudah ada para pedagang kaki lima.

Terkait keinginan H. safril, pria yang juga menjabat sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi ini menuding Lurah Jatimakmur Atmanto tidak tegas dalam menangani persoalan yang yang dikeluhkan warga Perumahan Duta Indah. Sangat lah tidak beralasan yang jelas , sedangkan Lurah Jatimakmur, Pondok Gede Atmanto. SP, sebelum menjabat sebagai Lurah di Kelurahan Jatimakmur pun, bangunan pedang kaki lima sudah ada sisi pinggiran kali palayangan atau di gerbang masuk Perumahan Duta Indah Jatimakmur Pondok Gede Kota Bekasi.

Pada prinsipnya menurut pengelolaan PKL yang berada di Gerbang perumahan Duta indah, Ahmad Sukowati, menyampaikan sikap bahwa adanya rencana pembongkaran Bangli usai habis lebaran Idul fitri sama sekali tidak mengetahui dan tidak adanya pertemuan kesepakatan dalam rencana pembongkaran Bangli, kalaupun ada kesepakatan dengan siapa membuat kesepakatan tersebut, apa hanya warga RW 15 sedangkan Bangli berada di RW 20 , yang katagori nya hanya berbatasan dengan lingkungan RW15 Perumahan Duta indah Jatimakmur.

Sedangkan menurut Ahmad Sukowati, menyatakan bahwa pada prinsip Lurah Atmanto. SP, hanyalah sebagai penengah saja, dalam hal permasalahan yang ada dilingkungan RW 15 Perumahan Duta indah Jatimakmur, apa lagi tentang banjir dan menyatakan warga tidak akan bayar PBB yang dilontarkan oleh Ketua RW 15, bahwa warga akan demo tidak mau bayar pajak PBB, hal ini sudah memperhambat kemajuan daerah,.”

Ahmad Sukowati pun menyatakan bila memang Bangunan pedang kaki lima ini mau dibongkar maka bersediakah bangunan rumah warga yang ada di GSS ( Garis Sepadan Sungai) pun harus di bongkar, maka dengan adanya bangunan pedang kaki lima, jangan menjadi alasan penyebab dampak banjir, bahwa saluran kali palayangan yang aksesnya ada di dataran Perumahan Duta indah Jatimakmur, sudah ada dari dahulu nya. Penyebab banjir adalah skala nasional, yang terjadi kemarin atau setiap tahunnya.

Sedangkan hal tersebut sebelumnya, Lurah Jatimakmur, Pondok Gede, Atmanto.SP, menyatakan, pada prinsipnya pihaknya mau menertibkan bangunan liar di perumahan Duta Indah. Namun, kata dia, pihak nya juga memikirkan rasa keadilan para pemilik bangunan liar tersebut harus direlokasi kemana.

“Saya mah prinsipnya okeh-okeh aja untuk menertibkan mereka. Tapi kita kan harus berkeadilan, ya kita pikirkan juga relokasi buat mereka,”ucap Atmanto.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here