Polisi Amankan 7 Pelaku Begal di Bekasi Utara

0
95

NEWS.POSPUBLIK.COM. Kota Bekasi -Tewasnya seorang pelajar di Bekasi akhirnya terkuak. Pelaku diperkirakan berjumlah 8 orang dengan mengendarai 4 sepeda motor mencegat korban pada Senin 21 Desember 2020 lalu di jalan Raya Pejuang, Bekasi Utara. Para pelaku sendiri mengatasnamakan Akatsuki 2018.

“Hari ini Polsek Bekasi Utara bersama Reskrim Polres Metro Bekasi Kota telah mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol. Wijonarko saat gelar pers rilis di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Senin (28/12).

Jajaran Polsek Bekasi Utara dibantu Polres Metro Bekasi Kota dan Polda Metro Jaya menangkap para pelaku di tempat persembunyiannya di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi. Polisi berhasil menangkap 7 tersangka berikut 4 unit sepeda motor milik para tersangka saat menjalankan aksinya.

“Dari hasil penyelidikan kita mendapatkan informasi mengenai beberapa pelaku, dan hari Jumat tanggal 25 Desember pukul 20:00 wib kita melakukan penangkapan satu pelaku inisial NF kemudian kita kembangkan dan berhasil menangkap 3 orang pelaku lainnya, lalu pada tanggal 27 Desember kita juga menangkap pelaku lainnya sehingga kita mengamankan 7 orang pelaku,” tambahnya.

Semua tersangka berinisial NF alias Belo (25), AMM (17), AWS (17), MA alias Batak (18), MNF (25), ADP (17) dan AML alias Kuple (18) diamankan Polsek Bekasi Utara. Orang tua korban yang datang menyaksikan para tersangka merasa geram dengan tersangka dan sempat melayangkan pukulan dengan botol air mineral kepada tersangka yang digiring ke mobil tahanan.

“Diantara mereka rata-rata ada yang di bawah umur dan diatas 25 tahun tapi dasarnya mereka semua akan kita proses dengan hukum yang berlaku” imbuhnya.

Dalam aksinya tersebut juga diduga ada seorang pelaku perempuan yang ikut serta dengan para pelaku. Namun peran dari satu pelaku perempuan tersebut masih didalami polisi. Motor pelaku juga hingga saat ini belum ditemukan.

“Ini masih kita dalami, sementara tidak ada, namun demikian masih kita kembangkan dan tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku lainnya,” tandasnya.

Kapolres menuturkan bahwa kejadian berawal ketika korban pada pukul 01:00 wib di Jalan Perjuangan, Kelurahan Teluk Pucung Bekasi Utara, berpapasan dengan para pelaku. Para pelaku menggunakan sepeda motor memepet korban dan sempat dilakukan perlawanan.

Kejadian tersebut terekam kamera CCTV yang berada di dekat lokasi. Dalam rekaman tersebut, nampak korban sempat melakukan perlawanan kepada pelaku. Namun pelaku lain di belakang menyabetkan senjata tajam jenis clurit ke tubuh korban sehingga korban tersungkur ke aspal.

Korban yang diketahui bernama Andhika Putra Prananda (16) meninggal akibat kehabisan darah kerena luka yang cukup lebar di bagian perutnya. Polisi menyita barang bukti senjata tajam jenis clurit, helm korban serta pakaian korban yang masih berlumuran darah.

Para tersangka dikenakan pasal 365 KUHP ayat (4) tentang pencurian disertai dengan kekerasan dengan ancaman hukuman paling sedikit 20 tahun penjara serta paling lama seumur hidup. ( Red)

Reporter : Tirto .

Editor : Saiful

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here