Melaksanakan KKN COVID-19 UPI di Pusaka Nagara Menjadi Pembelajaran Dalam Jaringan” Daring ” Kedalam Iringan ( Daring)

0
100

POSPUBLIK.NEWS.COM
Purwakarta
-Sejak tahun 1960 atau sekitar 75 tahun yang lalu, Universitas Pendidikan Indonesia telah memulai kegiatan KKN. Seperti yang kita tahu bahwa kegiatan KKN biasanya dilakukan secara daring, artinya mahasiswa secara langsung melakukan kegiatan bersama masyarakat guna melakukan pengabdian kepada masyarakat tanpa perantara.

Baik dalam bidang pendidikan, ekonomi dan sosial dilakukan secara langsung atau adanya interaksi tanpa peranatara. Namun ada yang berbeda pada KKN tahun ini, seperti yang kita ketahui semenjak bulan Maret di Indonesia telah terjadi wabah virus corona atau yang lebih dikenal dengan COVID-19.

Semenjak ditetapkannya sebagai wabah virus yang berbahaya, seluruh aktivitas
yang berhubungan dengan segala bentuk interaksi harus dihentikan. Salah satunya adalah sekolah di Indonesia harus dihentikan.
Ditakutkan akan menjadi salah satu faktor penyebaran COVID-19, termasuk juga kegiatan kkn ini mengharuskan tidak dilaksanakan. Namun bukan berarti adanya Covid 19 ini membuat kegiatan KKN diberhentikan sementara. KKN ini tetap dilakukan secara daring (dalam jaringan). Segala bentuk program kerja pun dilakukan secara daring. Seluruh mahasiswa KKN COVID-19 melakukan kegiatan secara daring di Kota masing-masing.

Salah satu mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN secara daring adalah Elin Herlina dari jurusan PGSD UPI Kampus Purwakarta dan anggota dari tim 5 KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 dengan dosen pembimbing lapangan Jennyta Caturiasari M.Pd. Melakukan kegiatan KKN daring di kota asalnya Subang , Kecamatan Pusakanagara. KKN ini sudah mulai dilakukan oleh mahasiswa UPI sejak 17 November sampai dengan 17 Desember 2020.

Salah satu program wajib dalam KKN adalah melakukan program wajib pendidikan dengan cara daring, yaitu guru menyampaikan materi mahasiswa membantu proses pembelajaran daring.

Oleh karena itu, pendampingan kepada siswa tidak hanya sekedar pemberitahuan materi atau tugas lewat group belajar disosial media ternyata pembelajaran daring ini justru yang paling membutuhkan dampingan dari guru maupun orangtua kepada siswa saat pembelajaran daring.

Sedangkan sebagai penutup pembeajaran daring tidak hanya mengartikan pembelajaran
dalam jaringan, melainkan dapat kita artikan sebagai pembelajaran dalam iringan. (Red)

Penulis : Elin Herlina Kurniawan NIM : 1702198

Editor.  : SF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here