Saung Qur’an Tambun Kolar Buni Bakti Gelar Maulid Nabi Kenalkan Shalawat Nabi Pada Anak Sejak Dini

0
219

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kab.Bekasi — Beragam cara dilakukan masyakat untuk mengawali sebagai hal positif. Salah satunya di Majelis Taklim TPQ” Saung Qur’an RT 017 RW 010 Tambun Kolar Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. dengan menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah.

Para Guru TPQ Saung Qur’an RT 017 RW 010 Kampung Tambun Kolar Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi yaitu Afrizal Hasan, Faisal Bahri, Lanjar Larasati.

Tema yang diangkat adalah Cinta Rasul Melalui Maulid Ceria. “Kita kenalkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada anak sejak dini. Kelak, nanti tumbuh sebagai generasi yang cinta pada Rasul dan mendalami Alquran,” ujar Afrizal Hasan seusai acara Maulid Nabi di Majelis Taklim TPQ ” Saung Qur’an, Kampung Tambun Kolar, RT 017 RW 10 Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jumat (28/10/20) malam.

Untuk itu, kata Afrizal Hasan, pihaknya memang bertujuan mengenalkan sejak dini pembacaan shalawat Nabi yang dilakukan santri TPQ ” Saung Qur’an, Tambun Kolar Buni Bakti, Kec.Babelan, Kab.Bekasi “Kami sengaja mengenalkan Maulid Nabi 1442 Hijriyah, pada anak dengan ceria,” ujarnya.

Menurut Afrizal Hasan , anak-anak menampilkan beragam penampilan seperti, pembacaan shalawat secara bersama-sama di atas panggung, pembacaan ayat suci Alquran dan sari tilawah, dan lainnya. “Peringatan Maulid Nabi 1442 Hijriah ini penuh warna dan keceriaan. Tidak hanya anak-anak saja, orang tua juga sama. Acara penuh dengan khitmat dan ceria,” tuturnya.

Dalam TPQ ” Saung Qur’an ” Tambun Kolar RT 017 RW 010 Desa Buni Bakti Kecamatan Babelan dengan guru pengajar nya Afrizal Hasan, Faisal Bahri, Lanjar Larasati.

Salah satu santri TPQ ” Saung Qur’an ” RT 017 RW 010 Kampung Tambun Kolar, Bumi Bakti, Kec. Babelan ” Fahrul Rozi mengaku, senang setelah tampil pembacaan shalawat dan Alquran. Selain itu, keseruan bertambah saat pembacaan Maulid Nabi pada Mahalul Qiyam (berdiri saat pembacaan ( Maulid Nabi Muhammad Saw ), jamaah di semprot minyak wangi . Pada saat itu, jamaah baik anak-anak maupun dewasa ikut berebut. “Alhamdulillah sangat seru acaranya. Kita jadi sedikit paham tentang Nabi Muhammad, Saw,” tuturnya. (Red)

Reporter : Didi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here