ORMAS PBB adakan Aksi Damai di Pemkab Bekasi. Terkait adanya intoleran terhadap jemaat HKBP

0
62

POSPUBLIK.NEWS.COM
Kab Bekasi, – Aksi damai ribuan anggota Organisasi Masyarakat Pemuda Batak Bersatu (Ormas PBB) mendatangi kantor Bupati Bekasi H. Eka Supria Atmaja, Selasa ( 15/09 ). Mereka meminta perlindungan atas adanya persekusi dan intoleransi dari sekelompok masyarakat kepada jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) saat melakukan ibadah online di Perumahan Kota Serang Baru Blok J 58 No 27 Desa Wibawa Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi pada Minggu (13/09/2020).

Kapolres Kabupaten Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, pihak pemda sedang melakukan pertemuan di ruang rapat lantai dua gedung Bupati. Pihaknya juga sudah melakukan rapat koordinasi dengan Muspida dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

“Alhamdulilah sudah berlangsung rapat koordinasi Muspida bersama dengan FKUB, perwakilan Jemaat HKBP yang dipimpin Pak Ramli Sirait, perwakilan warga perumahan KSB dengan beberapa orang yang bergabung dalam Ormas PBB. Dari diskusi yang cukup panjang, telah didapat satu kesimpulan akan mengakomodir semua pihak,” katanya.

Menurut dia, inti permasalahan ada dua, mengenai akomodasi negara terhadap Hak Azasi Manusia (HAM) dalam hal memeluk agama dan menjalankanya sesuai dengan ibadah dan kepercayaan masing-masing. Kedua adalah HAM setiap orang, setiap kelompok, memiliki perbedaan baik tata cara dan aturanya.

“Tadi saya sebagai aparatur yang menjaga keamanan merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk membentuk tim. Terdiri dari berbagai pihak yang terkait dengan permasalahan ini agar membahas bagaimana mengakomodasi, mempasilitasi persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi oleh Pak Sirait dalam menjalankan ibadahnya,” tandasnya.

Dia meminta agar permasalahan ini dipercayakan kepada tim untuk membahas bagaimana mengakomodir, mempasilitasi jemaat HKBP untuk menjalankan ibadah sebaik-baiknya. Tentunya, dengan legalitas sesuai aturan yang diatur oleh negara hingga semua pihak terakomodir.

Kemudian ditempat yang sama, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Batak Bersatu (DPP PBB) Lambok F Sihombing yang turut hadir dalam aksi solidaritas di depan gedung Bupati Bekasi menyampaikan terimakasih kepada pihak kepolisian yang mengamankan jalannya aksi.

“Ini diluar ekpektasi kita, artinya lebih tinggi dari yang mereka coba akomodir dari yang kita minta. Jadi kita patut berterimakasih kepada pihak kepolisian yang sudah mempasilitasi, menginisiasi pertemuan ini dengan pihak Pemerintah Daerah. Jadi, ini bukan hanya lagi rumah doa tetapi ada harapan itu menjadi rumah ibadah,” kata Lambok Sihombing.

Menurut dia, hadirnya ribuan anggota Pemuda Batak Bersatu di Gedung Bupati Bekasi dalam aksi solidaritas, itu tanpa ada pengorganisiran. Mereka hadir sebagai bentuk solidaritas tanpa ada yang pengkordiniran. Dia juga berharap di Kabupaten Bekasi toleransi antar umat beragama berjalan dengan baik dan tidak ada pengkotak-kotakan.

Sementara itu, Eric Sihotang perwakilan Ormas PBB yang turut dalam rapat koordinasi mengatakan, hasil pertemuan tersebut adalah rekomendasi dari Muspida untuk memberikan ijin sementara selama dua tahun sesuai dengan SKB dua Menteri pasal 18 dan untuk perijinan-perijinan lain akan menyusul.

“Hari ini kita mendapat garansi bahwa di KSB sesuai dengan arahan dari undang-undang 1945 pasal 28 ayat E, bahwa kita masih diberikan kebebasan untuk beribadah, sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing,” katanya.

Eric juga berharap pemerintah tetap komitmen dengan semua hasil perundingan. Sebab, umat Kristiani beribadah hanya satu kali dalam seminggu. Untuk itu dia memohon agar pemerintah kabupaten bekasi memberikan jaminan keamanan selama rekomendasi belum turun.
Harapan kami kepada Pemkab Bekasi tetap berkomitmen menjaga keutuhan NKRI dengan mengedepankan toleransi dalam beragama. Sekali lagi kami berharap kepada pemerintah untuk berkomitmen memberikan ruang bagi kami untuk beribadah setiap hari minggu di kota Serang Baru, pintanya.(Red)

Reporter : Ruben

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here